Total Tayangan Halaman

Selasa, 24 Januari 2012

RIWAYAT NABI ADAM AS

Pada suatu masa, seluruh jagat raya ini tidak ada. Allah Robb yang maha kuasalah yg menciptakan atas iradah dan kodratNYA. Atas kehendak dan kekuasaanNYA,Allah menciptakan langit dan bumi serta segala seisinya. Terciptalah bintang-bintang yang jutaan jumlahnya, bulan dan matahari yang terang bercahaya. Terciptalah gunung-gunung,hutan,lautan, gurun,sungai,segala tumbuhan, binatang. serta makhluk hidup baik di darat, laut maupun udara. Bumi yang indah terbentang dengan segala kekayaannya. Setelah penciptaan alam jagat raya itu, Tuhan lalu menciptakan malaikat-malaikat. Para malaikat adalah makhluk ghaib yang selalu taat dan patuh menjalankan tugas yang di perintahkan oleh Allah SWT.

Setelah semuanya tercipta, Allah lalu berkehendak menciptakan sejenis makhluk lain, makhluk itulah yang akan menjadi penghuni dan pemimpin di bumi yang sudah terbentang. Makhluk itulah yang akan memelihara, mengolah, dan memanfaatkan kekayaan bumi untuk kehidupannya. Di bumi mereka akan berkembang biak, turun temurun dari generasi ke generasi. makhluk itu adalah manusia.Allah memberitahukan kehendakNYA kepada para malaikat.
"Sesungguhnya, AKU ingin menciptakan manusia untuk pengatur dan pemelihara bumi," Firman Allah. Para Malaikat itu lalu berkata," Untuk apakah Engkau menciptakan manusia itu? Bukankah kami taat melakukan ibadah dan selalu mengagungkan nama-MU tanpa henti? sedangkan manusia yang hendah Engkau ciptakan niscaya akan merusak bumi, bermusuhan, saling membunuh untuk merebutkan kekayaan bumi itu!"
Untuk melenyapkan kegusaran malaikat, Allah berfirman," Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui."
Mendengar penjelasan Allah maka para Malaikat langsung bersujud, memuja dan mengagungkan Allah.
     "Manusia itu bernama Adam. Aku akan menciptakannya dari segumpal tanah. Apabila telah selesai terbentuk, akan ku tiupkan Roh-KU kepadanya. Ia akan hidup, bergerak, berperasaan, melihat, mempunyai kesadaran dan pengertian. Bila Adam sudah idup, hendaklah kalian memberi hormat kepadanya." Firman Allah.

     Allah lalu menciptakan Adam dengan tanganNYA sendiri.Adam di bentuk dari segumpal tanah liat dan lumpur hitam. Bentuknya demikian sempurna dan indahnya. Adam adlah makhluk ciptaan Allah yang istimewa karena di bentuk dengan tanganNYA. Padahal bumi, langit, dan seluruh alam semesta, di ciptakanNYA hanya dengan sepatah kata: "Jadilah!"
      Setelah bentuk Adam selesai di ciptakan, Allah lalu meniupkan roh-NYA kepada Adam. Adam pun mempunyai nyawa. Ia mulai hidup dan bergerak-gerak. Ia pun dapat melihat, berpikir, merasa, dan mempunyai pengertian.
     Maka terciptalah sudah manusia pertama : Adam!.., manusia pertama. moyang segala manusia. Manusia yang sekarang ini terdiri dari beratus-ratus bangsa dan beribu-ribu suku.
     Seluruh alam semesta menyaksikan terciptanya manusia pertama itu. Alam raya menjadi hening, bertasbih memja Allah, tatkala Adam mulai di hidupkan.Para Malaikat memberi hormat, dan memberi salam kepadanya.
     Adam kelak akan di turunkan ke bumi. Tugas Adam dan keturunanya kelak akan memelihara bumi. Mengolah dan melestarikannya, memelihara tumbuh-tumbuhan, binatang-binatangnya. Memelihara laut dan sungainya. Semuanya itu adlah untuk menyucikan Allah penciptanya.

IBLIS MEMBANGKANG
      "Bersujudlah kamu kepadaAdam!" Firman Allah kepada para Malaikat.
Para Malaikat itu pun bersujudlah, sebagai pernyataan hormat dan ucapan selamat atas terciptanya. Akan tetapi Iblis membangkang. Ia tidak mau bersujud.
"Apaka yang membuat engkau tidak mau bersujud kepada Adam?" Tegur Allah kepada Iblis.
"Saya lebih baik dari pada Adam. saya terbuat dari api, sedangkan Adam hanya terbuat dari segumpal tanah!" kata Iblis menyombongkan diri.
Iblis telah berani membangkan pada Allah. Dia merasa lebih mulia, lebih baik di banding Adam. Padahal Allah lebih tahu, Allah Maha tahu atas ciptaanNYA.
      Sebagai hukuman atas pembangkangan Iblis, maka Allah mengusir Iblis keluar dari surga.Padanya di jatuhkan kutukan dan laknat yang akan terus melekat hingga hari kiamat.Selain itu Iblis telah di tetapkan sebagai penghuni neraka. 
     Mendengar hukuman atas pembangkangannya itu bukannya Iblis memohon ampun kepada Allah, malah dia menerima sebagai sebuah kemestian atas dirinya. Iblis hanya minta penangguhan hukumannya.seraya menyampaikan ancamannya kepada keturunan Adam..
    "Ya Tuhan, karena Engkau telah menghukum saya sebagai yang tersesat, maka saya akan menghalang-halangi Adam dan keturunannya dari jalanMU yang lurus. Saya akan mendatangi mereka dari depan, belakang, samping kiri dan kanan." kata Iblis.
Allah lalu berfirman," Iblis, pergilah engkau semua bersama pengikutmu dari surga-KU ini. Barang siapa mengikuti kamu, akan ku jadikan mereka menjadi penghuni neraka jahanam bersamamu. Sekarang keluarlah dari surga-KU ini sebagai yang terusir dan terhina!." 
"Ya Tuhan, Engkau usir aku dari surga-MU ini hanya karena Adam. Aku bersumpah, bahwa aku dan keturunanku akan memusuhi Adam dan semua keturunannya. Akan kami bujuk mereka supaya menentangMU,akan kami pengaruhi pikiran mereka supaya berbuat kerusakan. akan kami sesatkan mereka. Mereka akan saling membunuh dan menghancurkan."Kata Iblis mengancam.
"Untuk melawan segala tipu dayamu, akan aku beri manusia dengan senjata yang ampuh, yaitu "akal". Dengan akal inilah aku tuntun mereka ke jalan yang lurus. Dengan akal inilah, manusia dapat membedakan baik dan buruk. Siapa yang tidak dapat menggunakan akalnya maka mereka bisa kamu sesatkan. Dan mereka yang tersesat akan mempertangungjawabkan perbuatan mereka di hadapanKU kelak." Firman Allah.
     Mendengar keterangan Allah itu, Iblis semakin benci kepada Adam. "Biarpun manusia mempunyai senjata yang kuat, yaitu akal, tetapi nafsunya yang besar adalah kelemahannya." pikir Iblis. Dengan kelemahan itu, Iblis yakin,akan dapat memperdaya manusia untuk membalas sakit hatinya.
     Memang demikianlah yang terjadi, Iblis menggoda manusia melalui hawa nafsunya. dan banyak manusia yang tersesat oleh tipu daya Iblis itu.

WANITA PERTAMA     
       Tatkala Adam membuka kedua belah matanya, timbulah kesadaran dan pengertiannya."Segala Puji bagi Allah yang mengatur dan pencipta alam semesta."kata Adam dengan takzimnya.
Allah lalu mengajarkan kepada Adam nama-nama benda yang ada di sekitarnya.Adam pun lalu mengetahui nama-nama setiap benda itu.Itulah pengetahuan pokok yang di perlukan untuk mengatur dan memelihara kelestarian bumi kelak.
     Kepada Malaikat Allah ingin membuktikan kemampuan manusia dalam memelihara dan mengatur bumi, tidak seperti yang di sangsikan Malaikat,bahwa manusia tidak akan mampu menjalankan tugasnya.
"Sebutkan kepadaku nama benda-benda itu,"Firman Allah kepada para Malaikat.
"Maha suci Engkau ya Allah, tidak ada yang kami ketahui selain hanya apa yang Engkau ajarkan kepada kami. Hanya Engkau-lah yang maha mengetahui segala-galanya."kata para Malaikat dengan takzimnya.
     "Hai Adam beri tahukanlah kepada mereka nama benda-benda tersebut." Firman Allah kepada Adam. Maka Adam-pun memberi tahu nama-nama benda itu kepada Malaikat . Para Malaikat kagum, dan merekapun memberi hormat kepada Adam.
     "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, Aku mengetahui rahasia langit dan bumi?" firman Allah kepada para Malaikat.
Para Malaikat lalu memuja dan mengagungkan Asma Allah dan semakin menaruh ormat kepada Adam.
Adam tinggallah di surga. Ia jelajahi kebun-kebun, taman-taman dan sungai-sungainya. Setelah beberapa lama tinggal di surga, Adam merasa ada yang kurang dalam dirinya. Ia merasa sendirian, padahal ia menyaksikan sendiri makhluk yang ada di surga mempunyai teman dan pasangan.Adam merasa kesepian. 
     Allah maha tahu, kemudian Allah menciptakan seorang manusia lagi. Namun manusia yang satu ini lain dari Adam. Allah menentukan bahwa pasangan Adam ini adalah seorang wanita.Sedangkan Adam adalah seorang laki-laki. Allah menciptakan wanita itu dari salah satu tulang rusuk Adam.
     Kepada Adam Allah berfirman, "Wahai Adam, tinggallah Engkau di surga-KU bersama pasanganmu, yang juga istrimu, Bersenang-senanglah, makan dan minumlah sesukamu, kecuali buah khuldi yang ada di tengan taman ini. Jangan kau dekati, jangan kalian makan buahnya. Di dalam surga ini kalian janganlah merasa takut kelaparan dan kehausan.Kalian akan hidup dalam kenikmatan yang melmpah dan tidak akan ada habisnya.Dan ingatlah bahwa Iblis itu adalah musuh kalian. Ia akan memperdayakanmu."

TIPU DAYA IBLIS

     Larangan Allah kepadaAdam dan Hawa itu adalah untuk menguji ketaatan dan keimanan mereka, Adam dan Hawa harus dapat menguasai nafsu mereka. Sedangkan Iblis yang sudah mengetahui kelemahan mereka. dengan segala cara ia berusaha memasuki surga itu, Ia ingin membalas sakit hatinya tu kepada Adam, karena Adamlah yang ,menyebabkan dia terusir dari surga.
    Pada suatu hari, Iblis berhasil memasuki surga. Ketika Adam dan Hawa merasa haus dan lapar, maka di dekatilah mereka. Iblis merasa gembira karena inilah saat yang tepat untuk menggoda mereka.
Kepada Adam, Iblis yang telah merubah wujudnya, berkata." Hai Adam, jika kalian lapar makanlah buah itu. buahnya sangat manis dan harum baunya. Jika kalian memakannya maka kalian akan menjelma menjadi malaikat, hidup kekal abadi di surga. Surga ini akan menjadi mlik kalian berdua selama-lamanya. Berkali-kali Iblis menggoda Adam dan Hawa. Tetapi Adam selalu menolak karena ingat akan larangan Allah untuk tidak memakan buah khuldi itu. 
Hinga suatu hari, kembali Iblis menggoda mereka. "Ambillah, Demi Allah, aku tidak menyesatkanmu. Aku memberi nasehat baik agar kalian kekal abadi di surga ini. Adam dan Hawa terkejut, ketika mendengar Iblis itu bersumpah demi Allah. Siapakah yang berani bersumpah atas nama Allah kalau ia tidak benar? Sumpah Iblis itulah yang medorong Adam dan Hawa mengambil buah itu.Selagi Adam dan Hawa merasakan buah khuldi itu, Iblispun sudah menghilang entah ke mana. Seluruh alam surga hening. Adan dan Hawa manusia pertama telah melangar larangan Allah. Terdengar Allah berseru " Wahai Adam, Bukankah AKU telah melarang kamu berdua memakan buah itu? Dan AKU katakan pula bahwa Iblis itu adalah musuh yang nyata bagimu!" 
"Ya Allah, kami telah menganiaya diri kami sendiri, Jika Engkau tidak mengampuni diri kami,pastilah kami akan merugi dan sengsara. Berilah kami pengampunan ya Allah.!" Kata Adam menghiba. Allah maha pengasih dan maha pengampun. Taubat mereka di terima, Allah akan menjadikan Adam seorang nabi yang akan menyampaikan dan melaksanakan kehendak Allah di bumi.
     Tibalah saatnya bagi Adam dan Hawa untuk menjalani takdir yang telah di tetapkan Allah. Mereka akan di turunkan ke bumi. Masa kehidupan di surga yang serba penuh kenikmatan sudah berakhir. 
    "Demi kemuliaanKU, kamu berdua harus meninggalkan surga ini. Kalian akan turun ke bumi yang telah lama terbentang. Di sana segala kebutuhan hidupmu telah tersedia, tetapi kalian harus bersusah payah, harus bekerja keras."Firman Allah kepada Adam dan Hawa. Selain Adam dan Hawa Iblis pun di perintahkan turun ke bumi. Bagian bumi yang memperoleh keberkahan menerima kedatangan Adam dan Hawa adalah tanah arab. Waktu Adam dan Hawa tiba di padang Arab itu, mereka terpisah satu sama lain dan saling mencari. Akhirnya mereka bertemu di suatu tempat, itulah padang Arafat sekarang.

MENGEMBANGKAN KETURUNAN

     Salah satu tugas yang di tetapkan Allah di bumi ialah mengembangkan keturunan. Setelah setahun semenjak mereka menginjakkan kaki di bumi,Hawa pun melahirkan. Kelahiran pertama manusia ini terdiri dari dua anak kembar. satu laki-laki yg di beri nama Qabil dan satunya perempuan yang di beri nama Iqlima. Setahun kemudian lahir sepasang anak kembar lagi yang di beri nama  Habil dan Labuda.Sejak tangisan bayi terdengar di bumi, mulailah manusia berkembang biak di bumi. Akhirnya keluarga Adam sudah berpuluh-puluh banyaknya. Allah telah menentukan takdir manusia.Bumi yang terbentang luas harus segera di isi.
      Adam mengajarkan anak-anaknya untuk taat beribadah, bertasbih mengagungkan Allah. 
Iblis mengawasi dengan seksama perkembangan manusia di bumi. Mengganggu Adam dan Hawa Iblis tidak berani. karena mereka sudah di beri petunjuk langsung oleh Allah SWT. Anak-anak Adamlah yang akan menjadi sasarannya. Qabil adalah anak tertua. Tapi badannya lebih kecil di banding Habil adiknya. sifatnya kasar dan mudah marah. sedangkan Habil badannya besar, perasaannya halus dan pikiran yang dalam. Itulah sebabnya ketika Adam membagi pekerjaan kepada mereka,di sesuaikan dengan sifat anak-anaknya. Qabil di serahi pekerjaan sebagai petani sedangkan Habil sebagai penggembala.Pekerjaan menggembala di butuhkan perasaan yang halus, karena binatang bisa sakit, lapar, melahirkan. dan itu semua di butuhkan seseorang yang berperasaan halus.
    Ketika tiba masanya bagi Qabil dan Habil untuk beristri, maka Adam memanggil kedua anaknya itu. Allah memberi petunjuk kepada Adam mengenai perkawinan anak-anaknya. Labuda, adik kembar Habil, supaya di kawinkan dengan Qabil, sedangkan Habil di kawinkan dengan Iqlima adik kembar Qabil. Akan tetapi ketika Adam memberi tahu petunjuk Allah ini, Qabil menolak. Qabil tidak mau beristrikan Labuda, karena Iqlima lebih cantik. Saat itulah Iblis mulai mendekati Qabil. Qabil terus di pengaruhinya, agar jangan melepas Iqlima yang cantik.Walaupun Adam sudah mengingatkan Qabil agar menerima perkawinanya dengan Labuda namun Qabil tetap bersikeras dengan kehendaknya..Akhirnya Nabi Adam menyerahkan semuanya pada keputusan Allah. Kepada kedua anaknya Adam menyarankan untuk melakukan ibadah qurban kepada Allah. Siapa yang di terima qurbannya maka dia yang berhak untuk menentukan siapa yang akan di nikahi, sedangkan yang tidak di terima qurbannya, harus menerima saja. Habil yang halus perasaannya berkurban dengan kambing yang paling gemuk, sebagai kurban. sedangkan Qabil yang sudah di pengaruhi Iblis berkurban dengan buah-buahan yang sudah busuk dari ladang pertaniannya.Setelah menaruh korbannya masing-masing, Qabil dan Habil bersama seluruh anggota keluarganya  menunggu korban siapakah yang akan di terima.
     Tiba-tiba, memancarlah cahaya yang terang benderang dari langit. Cahaya itu putih bersih berkilauan. Seluruh alam semesta terang benderang. Mereka menyaksikan upacara kurban Qabil dan Habil. Hewan kurban Habil sudah tidak ada, Allah telah menerima kurban Habil sedangkan kurban Qabil masih utuh seperti semula. Melihat kurbannya tidak di terima, Qabil jadi marah, dan tetap tidak ikhlas menyerahkan Iqlima kepada adiknya. Iblis mulai membisikkkan tipu dayanya, Qabil pura-pura mematuhi keputusan kurban itu. Tidak ada yang menduga bahwa Qabil sedang merencanakan perbuatan jahat terhadap Habil atas bisikan Iblis.Kesempatan itu datanglah. Ketika Adam hendak menjelajah bumi, meninggalkan anak istrinya untuk beberapa waktu lamanya. Kepada Qabil, Adam berpesan untuk bertanggung jawab mengawasi ibu dan saudara-saudaranya.Namun saat itulah ustru Qabil melaksanakan rencana jahatnya yaitu membunuh Habil. Itulah pembunuhan pertama di muka bumi. Bumi hening sepi menyaksikan kejahatan Qabil. Qabil telah merusak dunia. Penyesalan mulai timbul dalam dirinya. Di tangisi adiknya yang telah di bunuhnya. Qabil berjalan sendiri di tengah padang yang sepi. Mayat Habil di pangkunya. Tangannya berlumuran darah.Allah lalu memerintahkan burung gagak memberi contoh bagaimana harus mengubur yang mati. Burung itu menggali tanah, lalu mengubur temanya yang mati ke dalam lubang, lalu menutupnya kembali dengan tanah. Qabil pun melaksanakan seperti apa yang di lakukan oleh burung itu. Adam dan Hawa sangat sedih dengan peristiwa itu. Namun keduanya tetap tabah, dan selalu memohon pertolongan,ampunan dan bimbingan Allah.

KETURUNAN ADAM MENGUASAI BUMI

     Maka demikianlah keturunan Adam terus berkembang. Maka dalam tempo lima ratus tahun saja dunia ini sudah mulai ramai. Anak cucu Adam berpindah-pindah. Mereka menyebar mencari tempat-tempat yang baik untuk tinggal. Mereka mengarungi lautan, menyebrangi samudra, melintasi benua. Karena pengaruh hawa dan lingkungan, bentuk badan dan kulit manusia itu jadi berbeda-beda. Ada yang berkulit kuning, hitam, putih dan coklat. Ada yang berbadan tingi, pendek serta berhidung mancung serta ada pula yan pesek.
    Di tempat yang sekarang kita kenal sebagai kota mekah, Adam mendirikan rumah Allah atau Baitullah. Tempat itu adalah merupakan tempat suci, untuk memuliakan Allah. Ke sanalah Adam menyerukan umat manusia untuk berziarah, mendekatkan diri kepada Tuhan seru sekalian alam. Rumah Allah itu kemudian di bangun kembali oleh nabi Ibrahim dengan putranya Ismail, ribuan tahun kemudian. Selama Nabi Adam masih hidup, iblis tidak berdaya. Berkat bimbingannya umat manusia tetap taat kepada Allah SWT. Maka selama itu, bumi menjadi tempat yang paling nyaman bagi manusia.Nabi adam masih sempat melihat keturunanya berkembang biak menguasai bumi. Beliau meninggal dalam usia kurang lebih 1000 tahun. Selama hidupnya yang panjang itu, Nabi Adam, moyang segala manusia menjelajahi permukaan bumi. Di mana-mana ia mengadakan dakwah, menyampaikan kehendak Allah terhadap manusia.
    Akan tetapi, setelah Adam wafat, kira-kira pada generasi ke 6 keturunan Adam, manusia mulai melupakan ajaran Adam. Iblis pun merajalela. Kepercayaan mereka kepada Allah mulai goyah. Iblis telah membawa mereka ke ajaran yang sesat. Iblis mengajari mansia dengan ilmu sihir. Sebagian manusia akhirnya percaya kepada sihir itu. Bahkan ada yang menyembah kepada patung-patung yang di buat oleh Iblis dan tukang sihir.Untuk menuntun manusia ke jalan yang benar, Allah mengutus nabi-nabi setelah nabi Adam. Para Nabi ini di utus Allah untuk mengingatkan manusia.Allah menepati janjinya kepada Adam. Keturunan nabi Adam yang mengikuti petunjuk para nabi akan selamat.
     

Senin, 23 Januari 2012

Al Quran menjawab teka-teki mesir kuno.

Pada tahun 1799 sekelompok tentara perancis menemukan sepotong granit  abu-abu  yang tergeletak di antara puing-puing berdebu benteng yg mereka bangun di pesisir mesir.Terdapat ukiran tanda-tanda aneh pada permukaannya yang tidak bisa mereka baca. Di butuhkan waktu lebih dari 20 tahun, sebelum akhirnya tulisan di batu itu bisa di baca. Batu Rosetta demikian nama batu itu di kenal. Batu itu adalah potongan dari batu yang lebih besar,dan merupakan kunci untuk membuka banyak rahasia, salah satu peradaban kuno yang punya sejarah paling panjang: Mesir.
Penemuan ini terjadi secara tidak sengaja. Jendral perancis, Napoleon Bonaparte, menginvasi Mesir sebagai bagian dari perang Perancis melawan Inggris. Dia ingin menguasai rute perdagangan penting Inggris dengan mendirikan pertahanan di sepanjang pantai.
Letnan Pierre Bouchard menjadi pemimpin satu korps insinyur ke benteng tua di utara kota Rosetta. Benteng itu berukuran kecil dan dalam kondisi yang mengenaskan.Para prajurit itu akan merobohkan benteng itu dan membangunnya kembali sebelum akhirnya bisa masuk.
Para prajurit mulai bekerja. Tapi bekerja di Mesir tidak seperti di Perancis. Sinar matahari yang menyilaukan dan angin yang berpasir menimbulkan masalah pada mata.Di kisahkan, banyak prajurit yang kehilangan penglihatannya. Cuaca yang sangat panas juga mengakibatkan para prajurit untuk minum bergalon-galon air, bahkan air yang seharusnya tidak layak untuk di minum.segera saja banyak prajurit yang terkena diare.Ketika para prajurit meruntuhkan salah satu tembok  benteng dan membersihkan puing-puingnya, mereka menemukan papan granit berwarna kelabu sepanjang 1,2 m.Lempengan batu granit seberat tiga perempat ton yang di temukan prajurit Napoleon itu berukirkan tiga naskah. Dua di antaranya dalam bahasa Mesir (hieroglif dan demotic.) dan satunya lagi dalam bahasa Yunani. Tampaknya 2000 th sebelumnya seseorang telah mengukir pesan yang sama dalam tiga cara.Para ilmuwan Napoleon membuat salinan dari apa yang kini di sebut Batu Rosetta.Mereka menuang tinta ke permukaan batu, meletakkan lembaran kertas di atasnya, dan kemudian menggilasnya agar tulisan tersalin ke kertas. Salinan itu di kirim ke ilmuwan di seluruh Eropa.Akankah batu berukuran 4 x 2,5 kaki ini menjadi petunjuk untuk memecahkan kode hieroglif?
Bangsa Mesir kuno menggunakan sistem tulisan berupa gambar. Mereka menyebutnya "medu netjer" yang berarti "kata-kata dewa". Ribuan tahun kemudian, bangsa Yunani menyebutnya "hieroglif" yang berarti "ukiran suci". Hanya sedikit orang Mesir kuno yang bisa membaca atau menulis naskah yang suci tersebut. Kemampuan menulis menjadi suatu profesi. Orang-orang yang mampu menulis di sebut "juru tulis".Butuh waktu bertahun-tahun untuk belajar menulis. Lama kelamaan, hieroglif yang sulit di pelajari itu di ganti dengan sistem tulisan yang lebih mudah, juru tulis masih menggunakan "kata-kata dewa" di tempat-tempat suci seperti kuil dan makam, tetapi untuk catatan dokumentasi mereka mengadopsi aksara yang lebih sederhana. Aksara itu di sebut "sesh" yang berarti " menulis dokumen". Kemudian oleh bangsa Yunani tulisan itu di sebut "demotic"(tulisan yang di pakai sehari-hari). Ketika bangsa Yunani menguasai Mesir dari 332 SM sampai 30 SM, alfabet Yunani di pakai dalam tulisan-tulisan di Mesir. Seiring berjalannya waktu semakin sedikit para "juru tulis" yang mempelajari simbol-simbol kuno hieroglif. Hingga pada abad ke 4 M, sudah tidak ada yang bisa membaca tulisan hieroglif itu.Hieroglif yang telah digunakan selama lebih dari 3500 tahun, menjadi misteri yang menghantui para ilmuwan. Kata-kata kuno ada di mana-mana tetapi tidak ada yang bisa membacanya.

Batu Rosetta yang di temukan prajurit Napoleon, yang memuat 3 tulisan, yaitu hieroglif, demotic dan Yunani inilah yang akhirnya membuka tabir misteri Mesir Kuno. Dengan di temukannya huruf Yunani di bawah tulisan hieroglif dan demotic, membuat para ilmuwan mampu menterjemahkan tulisan hieroglif walaupun perlu waktu lebih dari 20 tahun sampai akhirnya rahasia naskah-naskah kuno itu terpecahkan.
Terkuaknya rahasia Mesir kuno, baru terungkap 212 th yang lalu ketika Batu Rosetta di temukan. Tetapi Al Qur'an yang di turunkan kepada Qudwah kita Rasulullah SAW, 1400 tahun yag lalu sudah banyak bercerita tentang Mesir Kuno. Al Qur'an surat Al Qashash banyak berbicara tentang rahasia Mesir kuno. Bahkan di ayat 38 surat Al Qashahs ini,secara detil menceritakan tentang bangunan yang tinggi (piramida) yang di buat oleh seorang tukang bangunan yang bernama Haman,atas suruhan Fir"aun yang mana bangunan itu terbuat dari tanah liat yang di panaskan. SUBHANALLAH...
Satu lagi bukti, Rasulullah SAW seorang yang tidak bisa membaca dan menulis ternyata membawa kabar berita yang para ilmuwan dunia butuh waktu ratusan tahun untuk memecahkan rahasia-rahasia kuno. Jadi sesungguhnya perkataan siapa yang tertulis di dalam Al Qur'anul Kariim, kitab yang di bawa Muhammad SAW itu??Apakan perkataan Muhammad seperti yang dituduhkan para musuh-musuh Islam? Bukankah Muhammad SAW seorang yang tidak bisa menulis dan membaca??Ya....terbukti sudah bahwa Al Qur'an adalah Kalam Allah..Perkataan Allah yang di wahyukan kepada kekasihNYA Rasulullah SAW..